Maradona: Icardi Sudah Mati

Maradona: Icardi Sudah Mati
Maradona: Icardi Sudah Mati

Sebuah pernyataan yang sangat kontroversial yang diutarakan oleh sang legenda sepakbola dunia, Maradona, cukup mengejutkan. Pernyataan tersebut menyiratkan kebencian yang amat sangat mendalam dari sang legendaris pemain Argentina ini kepada mantan rekan pemain yang pernah satu klub dengannya di Sampdoria, Mauro Icardi.

Sebabnya? Perbuatan tercela yang mencoreng nama baik kancah sepakbola dunia yang dilakukan Icardi di masa silam. Apa yang dilakukan seorang Icardi sehingga membuat sang legenda Maradona begitu meradang? Ditengarai lebih dalam, ternyata Icardi pernah merebut istri teman dekat Maradona, Maxi Lopez, yang saat itu bernama Wanda Nara. Perbuatan tercela dan tak bermoral tersebut dilakukan oleh Icardi pada 2013 lalu. Lopez menikahi Wanda tahun 2010 yang kala itu adalah seorang model asal Argentina. Lopez pindah ke Argentina saat itu karena membela klub Sampdoria.

Permintaan cerai mendadak yang dilakukan oleh Wanda Nara pada 2013 menjadi awal bencana tersebut terjadi. Dari pernikahan dengan Lopez, Wanda memperoleh dua anak. Belakangan ternyata tersingkap fakta bahwa Icardi menjadi pemicu perceraian antara Wanda dan Lopez, yang diikuti dengan pernikahan Icardi dengan Wanda setelahnya. Jelas sudah apa yang telah diperbuat Icardi sangat tak berterima di mata Maradona.

Luka yang dirasakan Lopez juga dirasakan betul oleh Maradona. Tak berlebihan bila Maradona sampai begitu benci pada sosok pengkhianat Icardi yang menusuk teman sendiri. Bagi Maradona luka Lopez berarti juga luka dirinya. “Icardi sudah tak ada bagi saya. Dia bisa saja menjadi kapten dunia, tapi setelah semua yang terjadi, saya sudah menjadi fans Maxi Lopez. Itu bukan cara yang benar. Lopez memberi makan Icardi dan memberi tempat tinggal. Lalu itu semua terjadi. Mereka yang tidak punya moral, seperti Icardi, sudah saya anggap mati” ujar Maradona pada Radio Metro.

Bursa transfer liga Inggris terbaru

Gabriel Jesus
Gabriel Jesus

Bos baru City, Pep guardiola sedang gencar-gencarnya ingin mendatangkan penyerang Palmeiras asal Brazil, Gabriel Jesus dengan menawarkan uang senilai 323 miliar rupiah. Jesus diketahui juga sedang dalam target incaran klub Manchester United dan Bayern Munich.

Southampton melakukan manuver baru dengan mendatangkan bekas penjaga gawang Italia, Wlater Zenga untuk mengisi posisi pelatih menggantikan Ronald Koeman.

Swansea berhasil mendatangkan striker West Ham Enner Valencia dan bintang Liverpool Danny Ings dengan menghabiskan dana senilai 193 miliar rupiah.

Peluang mendapatkan Paul Pogba kembali diberikan Juventus kepada Manchester United dan Real Madrid asalkan salah satu klub bersedia memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia.

Upaya mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang ke Manchester City terancam gagal setelah harga senilai 65 juta Poundsterling yang diberikan Borussia Dortmund ditolak oleh City.

Arsenal sedang memantau situasi terkini Daley Blind menyusul gencarnya rumor jika ia tidak masuk dalam rencana masa depan tim.

Perancis Rentan di Pertahanan?

Euro 2016 Timnas Perancis
Euro 2016 Timnas Perancis

Status tuan rumah yg disandang Perancis, plus pemain individu istimewa membawa nama prancis menjadi salah satu favorit juara Euro 2016. Namun ada satu celah kelemahan yg harus diwaspadai oleh tim biru ini. Dalam empat pertandingan teraktual tim biru menuju Euro 2016, kejebolan 2 gol di tiap pertandingan menegaskan titik lemah si biru ini.

Lini pertahanan layak diwaspadai mengingat kebobolan 2 gol dalam tiap pertandingan bukan fakta bagus utk berjaya dalam turnamen ini. Bandingkan pada saat Piala Dunia 98 dimana Perancis hanya kemasukan 2 gol. Juga Spanyol yg hanya kebobolan gol tunggal saat menjuarai Euro 2012.

Hal ini disebabkan pelatih Deschamps kesulitan meramu lini pertahanan yg solid. Sudah 4 uji coba yg dilakukan terakhir kali mengalami kegagalan. Penempatan Patrice Evra dan Bacary Sagna menjadi starter menghilangkan jantung pertahanan tim biru tsb. Uji coba duet Raphael Varane dan Mamadou Sako gagal total disebabkan Sako tak lolos tes doping. Skenario Varane dgn Laurent Koscielny lagi lagi gagal karena cedera yg dialami Varane hingga harus absen Euro 2016. Terakhir Adil rami dan Koscielny menjadi alternatif. Bandingkan duet maut Laurent Blanc dan Marcell Desailly.

Tumpul namun tajam.
Kebobolan yg dialami Perancis tidak lantas membuat tim biru ini kehilangan kekuatan. Ternyata dibalik kelemahannya di pertahanan bisa ditutupi dgn ketajaman penyerang. Kemenangan atas Belanda 3-2, atas Rusia 4-2, dan Kamerun 3-2 menunjukkan ketajaman Perancis. Ketidakhadiran Karim Benzema yg terlibat skandal pemerasan tidak mengurangi kekuatan dam ketajaman tim biru. Terbukti dengan kemampuan Perancis membungkus 14 gol dalam 6 pertandingan. Dengan Anthony Martial sbg ujung tombak penyerang, membuktikan jika Perancis dapat menutupi kelemahan dengan ketajaman.